Ternyata Kekurangan Cairan Juga Bisa Menjadi Penyebab Kram
Kram otot, baik yang terjadi pada area kaki atau area lainnya, merupakan kontraksi atau menegangnya otot dengan kuat dan secara tiba-tiba. Kram bisa berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa menit dan sering kali terjadi pada kaki.
Kram kaki di malam hari sering kali mengenai otot betis. Kondisi ini sering terjadi ketika Anda baru saja tertidur atau baru terbangun.
Ini yang wajib diketahui penyebab kram pada umumnya :
1. Saraf Mendapat Tekanan
Apabila bagian tulang belakang, khususnya saraf, terkena tekanan sehingga hal ini akan memicu kram di bagian kaki sehingga ketika Anda terus memakainya berjalan, kondisi kaki akan memburuk. Jika Anda mengalami keadaan seperti ini, nyeri dapat teringankan apabila Anda mencoba untuk berjalan dengan posisi tubuh agak maju dan membungkuk.
2. Terlalu banyak sinyal dari otak
Beberapa orang malah bisa mengalami kram di saat duduk atau tidur. Biasanya karena posisi kaki yang tertindih lama atau berada dalam posisi tertentu terlalu lama. Scott Garrison, MD, PhD dari Departemen Kedokteran Olahraga di University of Alberta, mengatakan ketika Anda langsung menggerakan kaki yang telah lama diam atau tertindih, maka otot mengalami efek kejut karena mendapatkan sinyal yang datang cepat dari otak. Efek kejut dan sinyal beruntun inilah yang kemudian membuat otot pada kaki menjadi tegang dan akhirnya mengalami kram.
3. Suplai darah yang tidak memadai
Penyempitan arteri yang mengalirkan darah ke kaki Anda dapat menimbulkan nyeri, misalnya kram di kaki saat Anda sedang berolahraga. Kram ini biasanya hilang secepatnya setelah Anda berhenti berolahraga.
4. Hamil
Kondisi kehamilan pun bisa menjadi pemicu terjadinya kram pada bagian kaki karena para ibu hamil kemungkinan besar mengalami kekurangan magnesium dan kalsium. Saat menjelang persalinan alias pada masa hamil tua, kram akan lebih sering muncul sehingga para ibu hamil wajib untuk memenuhi kebutuhan mineral dan nutrisi seimbang.
5. Kekurangan unsur air dan mineral
Anda yang berolahraga dan kurang melakukan pemanasan akan lebih rentan mengalami kram otot. Kram terjadi karena otot pada area tertentu, biasanya kaki, kurang tersuplai oleh elektrolit. Penyebabnya karena tubuh mengeluarkan banyak keringat akibat aktivitas olahraga. Sementara di saat yang sama otot belum cukup mendapatkan pemanasan sehingga pembuluh darah belum melebar dan menyebabkan suplai air menuju otot kaki berkurang. Otot membutuhkan elektrolit agar bergerak dan berkontraksi normal.

Komentar
Posting Komentar