Makanan dan Minuman yang Berbahaya Untuk Ibu Hamil dan Janin
Makanan yang dikonsumsi mommy hamil muda sebaiknya makanan sehat seperti buah-buahan segar dan sayuran hijau. Namun, ada beberapa jenis buah yang tidak boleh dikonsumsi oleh mommy yang sedang dalam kondisi hamil muda.
1. Makanan laut
Hindari mengonsumsi makanan berbahaya seperti ikan tilefish, makerel, todak, bluefish, striped bass, tuna, marlin, hiu, dan beberapa jenis ikan lainnya. Ikan-ikan tersebut mengandung tingkat merkuri yang lebih tinggi dari ikan lainnya. Untungnya, ibu hamil masih diperbolehkan makan ikan lain dengan kadar merkuri rendah seperti lele, nila, sarden, pollock, udang, dan salmon. Tentu saja takarannya dibatasi hingga sebanyak 340 gram per minggu. Dan ingat untuk selalu memasak hidangan laut terlebih dahulu dan hindari mengonsumsi sushi, sashimi, dan makanan laut mentah lainnya.
2. Buah pepaya yang kurang matang (muda)
Buah papaya yang benar-benar matang sempurna sebenarnya memiliki beberapa kandungan nutrisi yang baik. Akan tetapi jika buah pepaya belum matang, maka sebaiknya jangan dikonsumsi oleh ibu hamil, karena buah yang belum matang banyak mengandung lateks/getah yang dapat mengakibatkan munculnya kontraksi rahim sehingga dapat menyebabkan keguguran.
3. Nanas
Nanas termasuk makanan yang dapat memicu keguguran. Bagi Anda yang sedang hamil muda, disarankan agar Anda tidak terlalu sering atau tidak terlalu banyak mengonsumsi nanas dan olahannya. Di dalam buah nanas terkandung enzim yang bernama Protease Bromealin, yang jika dilihat secara kimiawi senyawa tersebut sama dengan Papain yang terkandung dalam pepaya muda. Oleh karena itu, dimungkinkan juga nanas akan memberikan efek yang sama dengan pepaya muda, yaitu bisa mengakibatkan keguguran pada ibu hamil muda.
4. Kafein
Terlalu banyak mengonsumsi kafein ketika hamil bisa meningkatkan risiko keguguran dan bayi lahir dengan berat badan rendah. Ingat, kafein tidak hanya ada di kopi melainkan juga di teh, cokelat, minuman bersoda, minuman berenergi, dan bahkan obat flu. Oleh karena itu, disarankan untuk hanya minum 200 mg kafein sehari atau setara dengan dua cangkir kopi instan.
5. Minuman beralkohol
Beberapa ahli mengatakan bahwa mengonsumsi minuman beralkohol pada trimester terakhir dapat berdampak kepada kesulitan dalam belajar dan gangguan ingatan anak pada nantinya. Hal ini dikarenakan pada tiga bulan terakhir atau trimester akhir adalah masa perkembangan otak bayi. Dengan meminum lebih dari 4.5 kaleng bir per hari selama masa kehamilan dapat menyebabkan bayi Anda menderita Foetal Alcohol Spectrum Disorder (FAS). Anak-anak penderita FAS akan mengalami masalah dalam perkembangan tubuhnya. Misalnya ukuran kepala yang lebih kecil, kelainan pada wajah, serta gangguan dalam belajar dan berperilaku, seperti lambat dalam berbicara.

BOLAVITA BANDAR JUDI ONLINE INDONESIA -- Bonus Freechip Lebaran 2018 <<< KLIK Untuk Klaim FreeChip
BalasHapusBOLAVITA BANDAR JUDI PIALA DUNIA 2018-- Bonus CASHBACK 15% <<< KLIK Untuk Klaim