Jadilah Seorang Pembicara Yang Disukai Banyak Orang
Menjadi pembicara sangat menjadi impian banyak orang , apalagi pembicaraan yang bermanfaat bagi semua orang , nah ini beberapa hal yang bisa kita hindari :
:: Merusak Suasana Obrolan
Pesimisme bisa menjadi ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya. Jika kamu mengharapkan tidak disukai ketika bertemu seseorang, riset menunjukkan diri sendiri akan memperlihatkan rasa negatif pada orang lain.Di sisi lain, jika kamu membiarkan percakapan berlangsung dengan positif, orang lain pun akan merasakan hal yang sama. Bukan berarti emosi harus ditekan. Namun, kebahagiaan dan kesedihan sama menularnya seperti virus.
:: Kebiasaan yang kontraproduktif
Contohnya adalah saat menyadari bahwa Anda sudah tertawa terlalu keras saat seseorang melontarkan lelucon, meskipun sebenarnya tidak begitu lucu, atau mungkin Anda selalu tertawa di waktu yang tidak tepat. Mungkin Anda mulai melakukannya karena merasa bahwa
bersuara keras bisa membuat orang lain memperhatikan Anda, tetapi malah membuat orang lain yang sedang bersama Anda kesal.
:: Terlalu Sering Mengkoreksi
Menurut seorang negosiator FBI, alat utama dalam menjalin hubungan dengan seseorang adalah menangguhkan ego, atau sekadar menempatkan keinginan orang lain untuk berbicara dan didengar di atas keinginan kamu sendiri.Salah satu caranya adalah dengan tidak sering mengkoreksi seseorang. Tidak perlu membetulkan fakta atau tata bahasanya.
:: Bicara Terlalu Cepat
Mungkin Anda percaya jika bicara cepat dapat menghilangkan rasa panik. Namun, itu malah membuatnya terlihat gugup, gelisah, atau seperti sedang mencoba menjual sesuatu.
Sebuah penelitian terhadap 1.380 telemarketer menyatakan, tingkat berbicara yang ideal adalah sekitar 3,5 kata per detik. Sesekali selingi dengan jeda untuk membuktikan Anda bukanlah robot.

Komentar
Posting Komentar